TAHU TB: Menilik Peran Dharma Wanita Dalam Eliminasi Tuberkulosis tahun 2030

Tanggal 5 Agustus setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Dharma Wanita Nasional. Dharma Wanita merupakan organisasi yang beranggotakan istri Pegawai Negeri Sipil (PNS). Penetapan Hari Dharma Wanita Nasional dilaksanakan pada tanggal 7 Desember 1999 dalam rapat nasional. Rapat ini membahas tentang peningkatan kualitas sumber daya anggota keluarga PNS guna mencapai kesejahteraan nasional. Lantas bagaimana kaitannya peran organisasi Dharma Wanita dalam upaya mendukung eliminasi tuberkulosis (TBC) tahun 2030 di Indonesia?

Pada tahun 2018, Kementerian Kesehatan RI menggelar acara bertajuk Gelar Wicara Dharma Wanita Persatuan sebagai wujud dukungan untuk percepatan eliminasi TBC, peningkatan mutu imunisasi dan penurunan kekerdilan (stunting). Salah satu perannya adalah mensosialisasikan kepada anggotanya terkait ketiga isu tersebut, mulai dari apa itu penyakit TBC, mengapa perlu peningkatan imunisasi dan bagaimana nutrisi dan pola asuh berjalan berdampingan untuk penurunan stunting.

Di Kota Blitar, Jawa Tengah, dukungan Dharma Wanita untuk eliminasi TBC dilakukan melalui sosialisasi ke lingkungan warga untuk menumbuhkan kesadaran dan pengetahuan akan penyakit TBC. Dalam sosialisasi ini juga, para ibu anggota Dharma Wanita mengajak warga untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan tingkat pertama jika memiliki gejala TBC. Dan lebih lanjut, juga mengajak warga untuk melakukan penemuan kasus TBC yang ada di wilayahnya sehingga dapat segera diobati dan mendapat perawatan. Para ibu Dharma Wanita Kota Blitar melakukan sosialisasi ini melalui kegiatan Yasinan, Kelompok Dasawisma, Pertemuan PKK di RT, RW, Kelurahan dan Kecamatan.

Dharma Wanita memiliki peran strategis dalam pembangunan,  yaitu perempuan mampu mengambil peran strategis dalam menghadapi tantangan persoalan sosial kemasyarakatan terlebih pada masalah kesehatan. Momen Hari Dharma Wanita Nasional tahun ini menjadi pengingat kembali komitmen dalam gelar wicara yang diselenggarakan tahun 2018 lalu dalam rangka mendukung percepatan eliminasi TBC tahun 2030. Di tambah situasi pandemi saat ini, menjadi tantangan untuk tetap fokus mewujudkan komitmen bersama dalam eliminasi TBC, peningkatan mutu imunisasi dan penurunan stunting, mengingat ketiga hal ini saling berkaitan satu sama lain.

 

Sumber:

  1. https://www.kncv.or.id/news-default/102-peran-dharma-wanita-persatuan-dalam-percepatan-eliminasi-tuberkulosis.html
  2. https://blitarkota.go.id/index.php/id/berita/dharma-wanita-persatuan-kota-blitar-dukung-kampanye-tbc

Editor: Melya Findi, Triftiati Lieke
Gambar Amadeus Rembrandt