Pemkab dan KOPI TB Kabupaten Brebes memperhatikan mutu dan jejaring layanan TBC di seluruh Rumah Sakit daerahnya

Jejaring Layanan TBC di Fasilitas Kesehatan Pemerintah-Swasta berbasis Kabupaten-Kota (District-Based Public-Private Mix = DPPM) merupakan salah satu strategi peningkatan akses layanan TBC yang bermutu dengan prinsip desentralisasi pada kabupaten/ kota yang tertuang dalam Strategi Nasional Program Penanggulangan TBC Tahun 2015- 2019. Atas dasar itulah, diadakan kegiatan Workshop Penguatan jejaring layanan TBC di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut Kabupaten Brebes pada tanggal 22-24 Oktober 2019 di Hotel Grand Dian, Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah. Adapun peserta dalam kegiatan ini terdiri dari perwakilan rumah sakit yaitu dokter spesialis, dokter umum, petugas TI, rekam medis, petugas TBC dan manajemen rumah sakit serta Dinas Kesehatan.

Kegiatan ini diawali dengan presentasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tentang Kebijakan Pengendalian TBC di Jawa Tengah serta konsep DPPM. Kemudian dilanjutkan dengan presentasi dari KOPI TB Kabupaten Brebes tentang strategi penemuan kasus TBC dan pencegahan dan pengendalian (PPI) TBC serta manajemen TBC anak. Selanjutnya presentasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes mengenai analisis situasi program TBC di Kabupaten Brebes serta Pencatatan dan Pelaporan kasus TBC. Pada presentasi ini, peserta menyoroti konsep sentralisasi pencatatan pelaporan terduga TBC hingga ada yang ingin menempatkan formulir TB.06 di bagian pendaftaran. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, staf rumah sakit dapat menerapkan layanan TB sesuai standar dan optimalisasi jejaring internal rumah sakit sebagai upaya penemuan kasus TBC dari seluruh unit yang agar tercatat dalam sistem informasi program TBC Nasional.

Kegiatan ini bersumber dana dari The Global Fund to fight Aids Tuberculosis and Malaria (GF ATM) melalui Principal Recipient (PR) Direktorat P2PML, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Penyelenggaraan kegiatan dilakukan oleh Yayasan KNCV Indonesia (YKI) dan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI).

 Teks dan Foto: Taufiq Priyo Utomo
Editor: Wiwid Handayani, Yeremia PMR